baluap


Menghadapi Masalah
Agustus 15, 2009, 5:27 am
Filed under: Christian

Setiap manusia pasti punya masalah, besar atau kecil masalah yang dihadapi tergantung bagaimana manusia menghadapi dan menyikapinya. Ada orang yang memandang masalah dari sudut pandangnya sendiri, bersungut-sungut, protes, tidak semangat dan menganggap bahwa masalah yang dihadapi begitu besar dan sangat sulit untuk diselesaikan. Ada yang memandang suatu masalah dari sudut pandang Tuhan, berserah kepada Tuhan sehingga masalah yang dihadapi menjadi tidak berarti dan merupakan masalah kecil baginya.

Di dalam Kitab Bilangan ada diceritakan suatu peristiwa dimana bangsa Israel menghadapi masalah dengan bersungut-sungut dan protes karena tidak ada roti dan minuman yang dapat memberi mereka kelegaan, akibatnya Tuhan menjadi murka kepada mereka. Tuhan memperhadapkan mereka dengan suatu masalah yang lebih besar lagi yaitu Tuhan mendatangkan ular tedung untuk memagut mereka dan mati. Dalam Bilangan 21:6 disebutkan : ”Lalu TUHAN menyuruh ular-ular tedung ke antara bangsa itu, yang memagut mereka, sehingga banyak dari orang Israel yang mati”. Di sini bangsa Israel diperhadapkan dengan suatu masalah lain yaitu adanya ular yang memagut mereka yang mengakibatkan kematian.

Saudara, masalah memang selalu akan ada dalam hidup manusia. Masalah tidak dapat dihindari dan tidak dapat ditolak, serta harus dihadapi. Seberapa besar masalah yang menghadang di depan kita, tergantung dari sikap orang yang menghadapinya. Ketika Bangsa Israel menghadapi masalah kecil yaitu kehabisan makanan dan minuman, mereka bersungut-sungut sehingga masalah bukannya selesai malah bertambah besar dengan adanya ular yang memagut mereka sampai mati. Bersyukur dalam hal ini mereka segera datang kepada hamba Tuhan yaitu Musa untuk mendapatkan solusi. Atas perintah Tuhan, Musa membuat ular tedung dari tembaga yang ditaruh pada sebuah tiang dengan maksud apabila ada orang yang terpagut ular, jika melihat ular tedung yang ditinggikan itu akan tetap hidup. (ayat 8). Disini solusi yang diberikan Tuhan melalui Musa kepada bangsa Israel dalam memandang masalah tersebut adalah memandang kepada ular tembaga yang telah ditinggikan. Ular tembaga mempunyai arti kiasan sebagai Yesus Kristus yang ditinggikan. Ketika kita menghadapi sebuah permasalahan, apakah masalah pekerjaan, masalah karir, masalah kesehatan, masalah rumah tangga, masalah ekonomi dan masalah-masalah lainnya, bila kita memandang masalah tersebut, berfokus kepada masalah tersebut, maka jangan heran masalah bukannya selesai tapi akan menjadi semakin besar, kita menjadi stres dan tidak ada semangat dalam menghadapi hidup ini. Seperti bangsa Israel yang tidak lagi berfokus melihat masalah terpagut ular, tapi melihat ke atas kepada ular tembaga yang ditinggikan dan mereka tetap hidup, demikian juga hidup kita harus memberikan perhatian dan fokus kepada Yesus Kristus, maka jalan keluar akan diberikan kepada kita. Bersama Yesus, setiap masalah menjadi sangat kecil dan tidak berarti dalam kehidupan kita. Oleh karena itu, mari kita minta kekuatan kepada Tuhan agar kita dimampukan untuk tetap befrokus kepada-Nya dan bukan kepada masalah, sehingga semua permasalahan dapat diatasi dengan pertolongan Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: