baluap


Kasih(Love)
Agustus 15, 2009, 5:30 am
Filed under: Christian

Sering terdapat kejadian di rumah tangga Kristen, seorang suami tidak merasa betah di rumah karena rumah baginya serasa di neraka. Istri begitu cemburuan. Terlambat pulang dari kantor istri langsung mengomelin suami, ada SMS masuk ke HP, istri telah curiga dan ingin mengetahui apa dan siapa yang mengirim SMS. Hidup berumah tangga menjadi tidak karuan dan tidak ada damai sejahtera. Isi dompet di bongkar dengan harapan akan menemukan sesuatu dari dompet tersebut. Sedikit salah menjadi sumber percekcokan. Pertengkaran selalu menghiasi rumah tangga dan hal ini berdampak kepada suami yang mencari ketenangan di luar rumah. Akhirnya suami mendapat ketenangan dari luar rumah dan selingkuh. Akar permasalahannya selalu adalah cemburu. Ketika ditanya mengapa istri cemburu kepada suami atau sebaliknya istri cemburuan kepada istri, pasti jawaban yang secara manusiawi adalah cemburu yang selalu diartikan cinta, karena dia mencintai suami. Benarkah demikian, mari kita tinjau dari sudut pandang firman Tuhan.

Di dalam firman Tuhan ada dibahas tentang Kasih. I Korintus 13:4-7 mengatakan : Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.”

Saudara, orang sering berbicara mengenai Kasih tapi dengan pengertian yang tidak benar. Orang hanya berkata aku mengasihi, namun kasih yang diberikan tidak sesuai dengan pengertian yang diberikan Firman Tuhan. Suami berkata bahwa dia mengasihi istrinya dan sebaliknya istri mengatakan bahwa dia mengasihi suami, orang tua berkata bahwa ia mengasihi anak-anaknya, namun mengapa masih ada cemburu, mengapa masih ada pertengkaran, mengapa masih ada orang yang tidak menghormati sesama? Rumah tangga tidak akan bertengkar kalau ada Kasih yang sesungguhnya di dalam rumah tangga itu. Suami tidak akan cemburu kepada istri dan sebaliknya istri tidak akan cemburu kepada suami bila ada Kasih di dalamnya. Kasih yang dimaksud di sini bukanlah dalam pengertian duniawi, tetapi kasih yang dimaksud dan harus dimiliki oleh orang Kristen adalah Kasih yang merupakan buah Roh (Galatia 5:22), yaitu Kasih yang tidak cemburu, kasih yang sabar. Oleh karena itu, mari kita minta agar Tuhan memberikan kita Kasih yang merupakan buah Roh, sehingga kita dapat mengasihi istri, mengasihi suami, mengasihi anak-anak dan mengasihi sesama, sehingga ada damai sejahtera dalam rumah tangga kita. Pemulihan keluarga akan dapat terjadi apabila satu sama lain saling mengasihi sesuai dengan pengertian firman Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Iklan

2 Komentar so far
Tinggalkan komentar

manstap appara, topik yang menarik nih 🙂

Komentar oleh Daniel Simarmata

Menurut appara, bagaimana seharusnya kasih yang harus kita tanamkan
dalm kehidupan berkeluarga khususnya dalam kehidupan suami dan istri?

Komentar oleh frankysimarmata




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: