baluap


JANGAN DENDAM
Juli 8, 2009, 6:11 am
Filed under: Christian


Beberapa saat yang lalu seorang teman bercerita mengenai pimpinannya yang menurutnya sangat arogan dan perlakuannya tidak menyenangkan hatinya. Dia bercerita bahwa dirinya baru saja kena damprat pimpinannya akibat teman yang membantunya membuat laporan tidak masuk kerja, sehingga tidak dapat diserahkan pada hari itu dan kesalahan itu ditimpakan kepadanya sebagai penanggung jawab pekerjaan. Pimpinan tidak mau tahu kondisi yang sebenarnya dan mengatakan bahwa dia sebagai penanggung jawab pekerjaan itu harus segera menyerahkan laporan pada hari itu juga. Teman tersebut merasa sangat tersinggung, merasa sangat dilecehkan, merasa sakit hati, merasa bahwa perlakuan pimpinan tersebut tidak sepantasnya diterimanya dan terlalu berlebihan. Karena begitu kecewanya, karena begitu sakit hatinya, karena begitu tersinggungnya kepada atasannya, dia mengeluarkan kata-kata kutuk untuk atasannya. Dia berkata bahwa dia menjadi dendam kepada atasannya.

Saudara, perilaku yang sama seringkali dilakukan orang kepada sesama, termasuk anak-anak Tuhan juga sering melakukannya yaitu mudah tersinggung, mudah marah, mudah mengeluarkan kata-kata kutuk, mudah sakit hati, mudah iri hati, dan kemudian pendendam. Sering kali anak-anak Tuhan lupa bahwa dirinya adalah seorang yang harus penuh kasih, panjang sabar, pemberi berkat, baik berkat jasmani berupa materi maupun berkat rohani berupa perkataan-perkataan yang membangun dan penuh berkat.

Tuhan Yesus sangat tidak suka terhadap orang yang dendam, orang yang mudah sakit hati, orang yang mudah tersinggung, orang yang mudah mengeluarkan perkataan kutuk. Di dalam Matius 5:21-22 Tuhan Yesus berkata : “Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.” Tuhan Yesus dalam hal ini menyamakan orang yang marah dan mengeluarkan kata-kata kutuk adalah seorang pembunuh dan harus dihukum. Ketika ada dendam, ketika ada sakit hati, ketika ada akar pahit di dalam diri kita terhadap seseorang berarti kita telah membunuhnya secara perlahan-lahan. Oleh karena itu mari kita untuk tidak melakukan hal yang sama yaitu sakit hati, tersinggung apalagi dendam dan mengeluarkan kata-kata kutuk terhadap orang lain. Dan lagi, buat apa kita dendam kepada seseorang kalau hal itu sangat merugikan diri kita sendiri. Lebih baik menganut dan menerapkan ajaran Tuhan Yesus yang terdapat dalam Matius 5:39 yang berkata : “Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.” Ini mengandung arti, ketika kita ditindas, ketika kita merasa ketidakadilan melanda kehidupan kita, ketika seorang pimpinan melakukan yang tidak pantas kepada kita, mari kita terima hal tersebut dengan lapang dada, dengan sabar, dengan kasih (I Korintus 13:5) dan memberkati orang tersebut. Apakah hal tersebut mudah untuk dilakukan? Tidak mudah untuk melakukannya apabila kita mengandalkan diri sendiri, karena semua hal tersebut adalah merupakan buah Roh (Galatia 5:22). Roh Kuduslah yang akan memampukan kita semua untuk melakukan hal itu. Tuhan Yesus memberkati. Amin.

Iklan

4 Komentar so far
Tinggalkan komentar

Wah , hebattttttt…….

Komentar oleh Nazaruddin

Terima Kasih Pak.
Kalau bisa kasih comment yang lain pak

Komentar oleh frankysimarmata

apa yang kita tabur itu juga yang akan kita tuai…
banyak menabur kebaikan akan menuai banyak berkat…

Komentar oleh thina silalahi

Yup.
Benar banget ban.

Komentar oleh frankysimarmata




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: